Komparasi INA-CBGs Dengan Tarif Rumah Sakit Untuk Kasus Deugeu Haemoragic Fever (DHF)
Ekonomi & Bisnis / 25/09/2020

Perhitungan tarif INA-CBG’s berbasis pada data costing dan data koding rumah sakit yang didapatkan dari rumah sakit. Dalam Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2013 Tentang Jaminan Kesehatan, tarif Indonesian Case Based Groups yang selanjutnya disebut Tarif INA-CBG’s adalah besaran pembayaran klaim oleh BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan tingkat lanjutan atas paket-paket pelayanan yang didasarkan kepada pengelompokan diagnosis penyakit yang besarannya ditetapkan dalam PMK Nomor 59 Tahun 2014. Suatu sistem biaya standar yang efektif mensyaratkan agar manajemen bereaksi secara tepat terhadap selisih karena selisih yang tidak terkoreksi dapat mempengaruhi perusahaan selama beberapa periode. Besarnya selisih serta dampaknya pada operasi di masa mendatang mempengaruhi reaksi perusahaan terhadap selisih. Selisih kecil biasa terjadi dan sebagian besar tidak memerlukan perhatian khusus dari manajemen, kecuali ada pola tertentu.

Rasio Biaya Langsung dan Biaya tidak langsung Operasional Perguruan Tinggi Negeri X
Ekonomi & Bisnis / 05/09/2020

Dari tahun ke tahun, secara umum minat masyarakat semakin tinggi untuk dapat diterima di PTN dan ini menjadi salah satu alasan pemerintah menerapkan standar satuan biaya operasional pendidikan tinggi (SSBOPT), karena dengan menggunakan parameter yang ada dalam 3 SSBOPT pemenuhan standar PTN akan tetap dapat dipertahankanBerdasarkan PERMENDIKBUD Tahun 2014 Nomor 93 dijelaskan Biaya Operasional Pendidikan Tinggi (BOPT) dikelompokkan ke dalam dua komponen utama, yaitu (1) Biaya Langsung (BL) dan (2) Biaya Tidak Langsung (BTL). BOPT dihitung berdasarkan aktivitas pendidikan sesuai kurikulum, jumlah mahasiswa peraktivitas, dan aktivitas pendukung sesuai kurikulum, jumlah mahasiswa per aktivitas, dan aktivitas pendukung pendidikan untuk setiap program studi yang diselenggarakan oleh Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum kemudian UU No. 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi menyebutkan  bahwa penyelenggaraan otonomi Perguruan Tinggi dapat diberikan secara selektif berdasarkan evaluasi kinerja oleh Menteri kepada PTN dengan menerapkan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum atau dengan membentuk PTN badan hukum untuk menghasilkan Pendidikan Tinggi bermutu. Pada pasal yang lain disebutkan bahwa Pemerintah secara berkala harus menetapkan standar satuan biaya operasional pendidikan tinggi (SSBOPT). SSBOPT disusun harus memperhitungkan tiga parameter yaitu jenis program studi, tingkat kemahalan wilayah dan pemenuhan standar nasional perguruan tinggi.. Pada dasarnya biaya operasional pendidikan dikategorikan menjadi biaya langsung…

GOOD UNIVERSITY GOVERNANCE (Budaya Organisasi, Kinerja Dosen, dan Mutu Bisnis Pendidikan)
Ekonomi & Bisnis / 10/11/2018

Good university governance: budaya organisasi, kinerja dosen, dan mutu bisnis pendidikan. Hal tersebut memberikan makna bahwa menerapkan good  university governance  yang baik dan komitmen dari sivitas akademika, dapat mendukung kontribusi dosen pada level yang lebih tinggi. Begitu pun budaya organisasi berpengaruh terhadap kinerja dosen. Pemahaman dosen terhadap budaya organisasi dalam ruang lingkup fakultas maupun universitas menjadi acuan bagi perilaku ideal yang diharapkan oleh sivitas akademika dalam meningkatkan kinerja dosen. Penerapan good university governance, terkait erat sebagai kunci penting dalam pengelolaan perguruan tinggi untuk menjalankan proses pendidikan sehingga dapat menghasilkan mutu bisnis pendidikan. Semakin meningkat persepsi dosen terkait good university governance, budaya organisasi maka akan semakin meningkatkan mutu  bisnis pendidikan. Hasil studi ini menemukan dua hal dari good university governance yaitu dimensi transparansi dan keadilan yang dipersepsikan belum baik. Padahal kedua dimensi tersebut memiliki peran sangat besar dalam meningkatkan mutu bisnis pendidikan yang perlu perhatian dari  pimpinan setiap perguruan tinggi.  Link Download: Buku Good University Governance