Laporan Pertanggungjawaban Rektor Universitas Ibn Khaldun Bogor Masa Bhakti 2016 – 2020
Laporan / 09/08/2020

Buku Laporan Pertanggungjawaban Rektor UIKA Bogor ini merupakan Laporan Kinerja Rektor Masa Bhakti 2016-2020. Buku ini disusun berdasarkan Capaian Kinerja Utama sesuai Peraturan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) Nomor 3 Tahun 2019 tentang Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi (IAPT 3.0), khususnya Pasal 1 butir 2(d) terkait Panduan Penyusunan Laporan Kinerja Perguruan Tinggi. Beberapa indikator kinerja tersebut dikelompokkan ke dalam (1) Capaian Kinerja Bidang Akademik dan Tridharma Perguruan Tinggi, (2) Capaian Bidang keuangan dan Sumberdaya, (3) Capaian Bidang Kemahasiswaan dan Alumni, serta (4) Capaian Bidang Kerjasama Kelembagaan. Setidaknya terdapat beberapa prestasi Rektor yang dapat dijadikan sebagai milestone pengembangan Universitas Ibn Khaldun ke depan, di antaranya: (1) UIKA masuk peringkat 100 Kampus Terbaik versi Kemenristekdikti Tahun 2019 (ranking 99 dari 4.691 perguruan tinggi di indonesia), demikian juga FAI sebagai Fakultas Agama Islam Terbaik Periode 2016-2019; (2) UIKA meraih Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) B pada Tahun 2016; (3) UIKA meraih juara II Lomba Inovasi Se Jabar-Banten; (4) UIKA secara berkala melaksanakan KKN Internasional dengan mengirim mahasiswa ke Thailand serta pertukaran pelajar ke Malaysia, Singapura dan Rusia; (5) UIKA memberikan beasiswa penuh hingga lulus u/ mahasiswa Tahfidz Al-Qur’an; (6) UIKA berhasil mewujudkan 18 Jurnal Ilmiah Terakreditasi Sinta; (7) UIKA telah berhasil mendorong Klaster…

Toleransi dalam Beragama
Agama Islam / 08/11/2019

Radikalisme merupakan ideologi yang sangat berbahaya bagi bangsa yang plural. Kemunculan ideologi radikalisme akan mengakibatkan bangsa yang memiliki pluralitas etnis, agama dan kepercayaan sulit membangun dirinya. Sebagai bangsa yang plural, Indonesia menyadari bahayanya radikalisme. Oleh karena itu, sejak awal pendiriannya, bangsa Indonesia sudah mengenal “Bhinneka Tunggal Ika” sebagai semboyan bangsa untuk menangkal radikalisme. Meskipun secara umum, ideologi radikalisme tidak memiliki akar yang kuat dalam budaya bangsa, akan tetapi kasus-kasus radikalisme seringkali bermunculan. Bahkan menggiring opini internasional bahwa Indonesia punya masalah serius terkait persoalan radikalisme. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menangkal radikalisme dan merawat toleransi. Buku ini disusun untuk membahas masalah toleransi dalam Islam dan realitasnya di lapangan. Dari buku ini bisa disimpulkan bahwa toleransi adalah bagian yang tidak terpisahkan dari Islam dan pemeluknya. Oleh karena itu, kekhawatiran terhadap radikalisme dalam Islam sangat tidak beralasan. Wallahu A’lam.