Standar Kehalalan Produk Makanan di Indonesia (Perspektif Hukum Administrasi Ekonomi dan Hukum Islam)
Hukum / 08/03/2024

Makanan halal di Indonesia mempunyai implikasi yang signifikasi dalam aspek keagamaan dan juga dalam konteks hukum administrasi ekonomi. Seiring dengan pertumbuhan industri makanan yang pesat, penting untuk memahami peran peraturan dalam memastikan kepatuhan terhadap standar halal. Standar kehalalan produk makanan di Indonesia penting untuk jaminan keselamatan konsumen dan kesesuaian dengan norma budaya hukum. Efektivitas peraturan pemerintah pengganti Undang-undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja terkait waktu penetapan halal dua hari kerja  sebagai kebijakan waktu penetapan halal harus mempertimbangkan dampak nyata dan keberlanjutan terhadap masyarakat dan sektor ekonomi. Implementasi dalam halal value chain law (hukum rantai nilai halal) untuk perlindungan hukum konsumen dan sertifikasi halal di Indonesia memerlukan perencanaan, pelaksanaan, pengecekan dan tindakan dalam perspektif analisis hukum ekonomi bahwa penekanan pada biaya dan manfaat serta efisiensi pasar memastikan regulasi jaminan produk halal efektif secara ekonomis dengan memenuhi kebutuhan ekonomi dan kebutuhan konsumen. Penulis : Dr. Desty Anggie Mustika, S.H., M.H ISBN : 978-623-8218-35-6 Ukuran Buku : 23 x 15 cm

Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Melalui Sertifikasi Halal Terhadap Konsumen Melalui Sertifikasi Halal
Hukum / 16/12/2020

Perlindungan terhadap konsumen terutama bagi umat Islam merupakan suatu hal yang sangat prinsip karena berkaitan dengan masalah halal dan haram suatu produk industri, makanan, dan kosmetik yang sehari-hari banyak digunakan dalam kehidupan. Kesadaran terhadap masalah ini semakin meningkat dari pihak produsen maupun pihak konsumen akan produk-produk yang digunakan dan dikonsumsi. Masalah ini telah menjadi kebijakan pemerintah Indonesia untuk melindungi konsumen untuk memastikan kehalalan sebuah produk yang digunakan oleh konsumen. Dalam kepustakaan ekonomi dikenal konsumen akhir dan konsumen antara. Konsumen akhir adalah pengguna atau pemanfaat akhir dari suatu produk, sedangkan Konsumen antara adalah konsumen yang menggunakan suatu produk sebagai bagian dari proses produksi suatu produk lainnya. Pengertian konsumen dalam undang-undang perlindungan konsumen dimaksud adalah konsumen akhir meliputi perlindungan kepada konsumen yang tidak hanya manusia melainkan juga perlindungan terhadap hewan, maupun tumbuh-tumbuhan. Pengertian yang luas seperti itu, sangat tepat dalam rangka memberikan perlindungan seluas-luasnya kepada konsumen.