Pesantren Penyemai Generasi Insan Kamil
Pendidikan / 18/05/2018

Buku ini hadir dalam kerangka memberikan inspirasi dan pemikiran bagaimana menyiapkan generasi para pejuang Islam masa depan. Generasi Islam masa depan adalah mereka yang senantiasa berfikir akan kemajuan Islam di tengah persaingan global. Generasi Islam masa depan adalah mereka yang mengoptimalkan seluruh potensi dirinya untuk memajukan dirinya dan agamanya. Merekalah generasi insan kamil yang disiapkan oleh pesantren sebagai institusi Islam. Generasi insan kamil adalah generasi yang memiliki potensi spiritual tinggi  dan kemampuan saintifik sekaligus. Derasnya arus modernisme, neomodernisme dan post modernisme  telah menyeret manusia kepada kubangan rasionalisme dan materialisme sekaligus tercerabut dari nilai-nilai spiritual. Tujuan penciptaan manusia pada hakekatnya sarat dengan dimensi spiritual. Hal ini ditegaskan oleh Allah dalam Al Quran surat Azzariyat ayat 56. Semoga kehadiran buku ini menjadi embun penyejuk bagi harapan masa depan kaum muslimin dan bangsa Indonesia serta seluruh kaum muslimin di dunia dalam meraih insan kamil, insan dan umat terbaik bagi peradaban manusia.

Peran Antagonis Iblis dalam Mengoda Manusia
Agama Islam / 22/03/2018

Terminilogi iblis, jin dan syetan dalam al-Qur`an memiliki makna sebagai thagut yang memiliki sikap, sifat, perilaku, karakter sombong dan durhaka terhadap Allah subhanahuwata`ala. Demikian pun persepsi manusia terhadap makhluk iblis ini cenderung pada kejahatannya. Kesombongan iblis terhadap Allah ketika menolak perintah bersujud kepada manusia pertama yaitu Adam, a.s. Berawal dari peristiwa inilah iblis mengambil “peran antagonis” untuk menggoda manusia agar berbuat kejahatan di planet bumi sejak kelahiran dan kematian manusia. Antagonis diartikan sebagai “orang” yang suka menentang dan melawan atau bergerak dan bekerja berlawanan; atau bertolakbelakang”. Peran antagonis iblis terhadap manusia dinyatakan oleh iblis secara langsung dihadapan Allah. Apa kata iblis: “aku lebih baik daripada manusia; Engkau (Tuhan) ciptakan aku dari api, sedangkan manusia Engkau ciptakan dari tanah”. Kemudian iblis berkata lagi: “beri tangguh aku sampai waktu manusia dibangkitkan, lalu Allah menjawab sesungguhnya kamu (iblis) termasuk yang diberi tangguh”. Iblis pun menantang Allah dengan berkata: Engkau telah menghukumku tersesat, aku benar-benar akan menggoda dan menjerumuskan manusia dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian aku akan mendatangi manusia dari depan dan belakang; dari kiri dan kanan sehingga manusia menjadi kufur kepada-Mu. Itulah sebabnya Allah mengingatkan kepada manusia: “sesungguhnya syetan itu musuh laten manusia”. Siapa saja yang menjadikan syetan menjadi pelindung selain Allah…