Komunikasi Pembelajaran dalam Perspektif Al-Qur’an
Pendidikan / 10/08/2018

Komunikasi pembelajaran yang efektif antara guru dengan siswa akan menumbuhkan perubahan pada diri siswa. Oleh karena itu, membangun komunikasi pembelajaran yang efektif merupakan tugas utama seorang guru. Komunikasi yang efektif, artinya guru dan siswa sama-sama memahami apa yang dikomunikasikan, dan bagaimana mengomunikasikannya. Selain itu, guru dan siswa memahami sejauh mana kinerjanya dalam pembelajaran. Guru pada hakikatnya adalah pembelajar senior yang harus mentransformasikan pengalaman belajarnya pada pembelajar junior (siswa). Guru harus membantu berbagai kesulitan yang dihadapi oleh para pembelajar junior, demikian juga antar siswa dengan siswa lainnya. Dalam perspektif Islam, seseorang hendaknya berkomunikasi dengan rambu-rambu sebagai berikut: (1) Berbicara sesuai dengan kompetensi yang dimiliki, (2) Berkomunikasi dalam menegakan kebaikan dan ketakwaan, (3) Berkomunikasi dalam menegakan amar ma’ruf dan nahi munkar, (4) Bersikap ramah dan pemaaf dalam berkomunikasi, (5) Dilarang berkomunikasi dengan cara berbuat ghibah, dan (6) Berkomunikasi harus memiliki komitmen yang tinggi, tidak asal-asalan. Buku ini membahas tentang hakikat komunikasi pembelajaran, baik dalam perspektif umum dan perspektif Islam. Tujuan utama adalah memberikan masukan untuk para guru dalam melaksanakan pembelajaran. Sehingga tujuan pembelajaran untuk menghasilkan manusia yang beriman dan bertakwa dapat tercapai. Amin.

Prosiding Seminar Nasional 2018 (Bimbingan Konseling)
Prosiding / 26/07/2018

Sebuah kumpulan penelitian para peserta Seminar Nasional 2018 yang diselenggarakan pada tanggal 6 Maret 2018 atas kerjasama Pusat Studi Bimbingan dan Konseling Islam dengan Magister Pendidikan Agama Islam Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khladun Bogor. Seminar tersebut bertema, “Membangun Budaya Literasi Pendidikan & Bimbingan dan Konseling Dalam Mempersiapkan Generasi Emas”. Hasil seminar tersebut dijadikan sebuah buku prosiding dengan barcode ISBN terbitan UIKA Press.

Kinerja Perbankan Syari’ah Strategi Penghimpunan Dana Pihak Ketiga
Ekonomi & Bisnis / 04/06/2018

Buku ini membahas tentang kinerja perbankan syariah melalui strategi penghimpunan Dana Pihak Ketiga yang dipengaruhi secara positif oleh sistem ekonomi makro. Ekonomi makro meliputi tingkat suku bunga, produk domestik bruto, dana pihak ketiga perbankan syariah, kurs, inflasi dan jumlah uang beredar. Untuk meningkatkan kinerja itu maka pemerintah harus memperkuat   sistem moneter syariah secara makro. Begitu pun para pelaku perbankan syariah harus secara berkelanjutan mengedukasi masyarakat untuk menyimpan uangnya di Perbankan Syariah sehingga dapat mencapai economic of scale. Memahami ekonomi syariah tidak hanya dilakukan karena kinerja keuangan syariah melainkan harus meliputi sektor riil. Masyarakat Indonesia menjadi bagian terpenting dari kemajuan perbankan syariah dengan potensi jumlah masyarakat muslim terbesar. Memperkuat posisi dan peran Dewan Syariah Nasional (DPS) dan Dewan Pengawas Syariah terutama dalam membuat fatwa-fatwa yang bersifat implementatif sebagai acuan regulasi bagi pemerintah.

Model Kompetitif Pengembangan Usaha Mikro dengan Pembiayaan Mudharabah
Ekonomi & Bisnis / 04/06/2018

 Permasalahan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) berkaitan dengan modal usaha. Seperti dijelaskan oleh Director of Bank Licensing and Banking Information Department of Bank Indonesia (BI), bahwa belum semua elemen masyarakat mampu menjangkau layanan perbankan dan lembaga keuangan. Informasi yang minim, membuat masyarakat sulit untuk mengakses pembiayaan dalam bentuk Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sementara pertumbuhan perbankan syariah cukup pesat sejalan dengan perkembangan lembaga keuangan mikro. Hal ini merupakan perannya untuk menyalurkan dana khususnya pada sektor UMKM. Lembaga Keuangan Mikro (LKM) diperlukan untuk memenuhi pembiayaan yang dibutuhkan oleh usaha kecil bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah. Satu diantara lembaga keuangan mikro syariah yang memberikan pembiayaan pada usaha mikro dan kecil adalah Baitul Maal wat Tamwil (BMT). BMT merupakan lembaga ekonomi masyarakat yang bertujuan memberi dukungan terhadap kegiatan ekonomi rakyat bawah dan kecil berasaskan syariat Islam. Ada dua inti kegiatan usaha BMT yaitu Baitul Maal dan Baitul Tamwil. Selain unit simpan pinjam, BMT juga dapat secara langsung bergerak dibidang usaha sektor riil, seperti toko serba ada, peternakan, perikanan, jasa wartel, ekspor-impor, kontraktor leveransir dan lainnya. Baitul Maal adalah untuk kegiatan sosial, sedangkan Baitul Tamwil adalah untuk kegiatan mencari laba. Untuk melakukan kegiatan bisnis secara syariah merupakan bagian dari aktivitas ekonomi syariah. Ekonomi Syariah…

Pemanfaatan Gas Buang Mesin Combined Heat Power Biomassa Dalam Pendinginan Adsorpsi
Teknologi / 18/05/2018

Buku berjudul: “Pemanfaatan Gas Buang Mesin Combined Heat Power Biomassa Dalam  Pendinginan   Adsorpsi”,  merupakan hasil uji performansi imbert gasifier unggun tetap aliran ke bawah yang dilengkapi dengan peralatan penyaring tar dan abu yang terdiri dari tabung pemisah, filter, pendingin gas, akumulator dan cyclon dilaksanakan dengan menggunakan tiga jenis umpan kayu; borneo, asem, dan lamtorogung. Studi ini dikembangkan untuk mengoptimalkan energi termal yang berasal dari biomassa untuk pembangkit tenaga listrik dan pengering. Dengan bantuan alat penukar kalor, energi gas buang dapat dimanfaatkan untuk pemanas generator mesin pendingin adsorpsi MeOH-silicagel sehingga mampu meningkatkan efisiensi konversi energi sistem gasifikasi. Optimasi rancangan alat penukar kalor dengan batasan energi, suhu, dan laju aliran massa, dapat memberikan pilihan antara diameter pipa dengan koefisien perpindahan panas menyeluruh dan kecenderungan yang sama antara hasil uji dengan hasil pemodelan matematik. Dari tiga kali pengujian dengan jenis kayu borneo, asem, dan lamtorogung kemudian dilanjutkan dengan analisis kromatografi gas dan analisis proksimat, ultimat serta nilai kalor bahan bakar menghasilkan (1) model matematika yang dibuat sudah memenuhi kesesuaian dengan kondisi hasil pengujian sebenarnya; dan (2) konsumsi pemakaian bahan bakar spesifik terbaik sebesar 0,082 kg/kW-jam dengan ketersediaan energi sebesar 60,9 kW dihasilkan untuk jenis umpan kayu Borneo.  

Bimbingan & Konseling Islam melalui Pendekatan Gestalt Propertik
Pendidikan / 18/05/2018

Bimbingan & Konseling Gestalt Profetik merupakan pendekatan hasil studi eksperimen di Pondok Pesantren salafiyah dan modern. Studi eksperimen ini menghasilkan sejumlah temuan yaitu (1) Bimbingan dan Konseling G-Pro terbukti efektif dalam meningkatkan adaptabilitas santri; (2) Bimbingan dan Konseling G-Pro efektif dalam meningkatkan adaptabilitas santri dipengaruhi oleh religiusitas santri; (3) Bimbingan dan Konseling G-Pro dalam meningkatkan adaptabilitas santri tidak dipengaruhi oleh jenis kelamin dan lingkungan pondok pesantren. Bimbingan dan Konseling G-Pro dapat dipertimbangkan sebagai alternatif pendekatan untuk meningkatkan adaptabilitas santri di pondok pesantren salafiyah dan modern. Bimbingan dan Konseling Gestalt Profetik (G-Pro) telah digunakan kurang lebih tujuh tahun dan efektif dalam membantu individu atau sekelompok individu di berbagai lingkungan pendidikan yang bercorak islami. Pendekatan ini dapat digunakan di berbagai lingkungan pendidikan formal, in-formal dan non-formal untuk membantu individu terutama terkait masalah adaptabilitas. Link Download: Buku Bimbingan & Konseling Islam melalui Pendekatan Gestalt Propertik

Pendidikan Luar Sekolah (Konsep, Teori dan Implementasi)
Pendidikan / 18/05/2018

Pendidikan Luar Sekolah (PLS) merupakan proses pendidikan sepanjang hayat menuju suatu tujuan, melalui pembinaan dan pegambangan siakap, keterampilan, dan pengetahuan bersadarkan pengalaman hidup sehari-hari dan dipengaruhi oleh sumber belajar yang ada disuatu lingkungan, misalnya orang tua, teman, tetangga, masyarakat, museum, perpustakaan umum, dan sebagainya yang ada di sekitar dan lingkungan masyarakat. PLS adalah usaha sadar yang diarahkan untuk menyiapkan, meningkatkan dan mengembangkan sumber daya manusia, agar memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap dan daya saing untuk merebut peluang yang terus tumbuh dan berkembang dengan mengoptimalkan penggunaan sumber-sumber yang ada di lingkungan peserta didik atau warga belajar. PLS merupakan suatu proses pendidikan yang sasaran, pendekatan, dan keluarannya berbeda dengan pendidikan sekolah, dan bukan merupakan pendidikan sekolah yang dilakukan di luar waktu sekolah formal. PLS berperan menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kebisaan dan siap menghadapi perubahan sebagai akibat kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkembang. Lulusan PLS menjadi manusia terdidik yang dapat berkiprah di masyarakat dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai dengan kebijakan pendidikan nasional.

Pedoman Penilaian Jabatan Akademik Dosen UIKA Bogor
Pedoman / 22/03/2018

Fungsi pengelolaan sumberdaya manusia yang berada dibawah tanggung jawab Direktorat Jenderal Sumber Daya Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ditjen Sumber Daya pak Iptek dan Dikti, SDID) berdampak pada berubahnya mekanisme pengadministrasian dan penilaian usulan kenaikan Jabatan Akademik Dosen dari sistem offline menjadi online (paperless). Sebagai konsekuensinya, seluruh dokumen karya ilmiah dosen baik artikel dalam jurnal, prosiding, atau karya dosen lainnya harus dapat ditelusuri secara online oleh Tim Penilai Jabatan Akademik Dosen. Buku ini disusun untuk membantu mengurai standar, tata cara, dan prosedur penilaian jabatan akademik dosen untuk kenaikan jabatan fungsional. Sebagaimana dimaklumi terdapat empat jenjang jabatan fungsional dosen yaitu; Asisten Ahli, Lektor, Lektor Kepala dan Guru Besar. Masing-masing jenjang memiliki persyaratan-persyaratan yang wajib dipenuhi oleh setiap dosen yang akan mengajukan kepangkatannya. Dengan adanya buku ini, diharapkan setiap dosen khususnya di lingkungan Universitas Ibn Khaldun Bogor dapat memahami berbagai persyaratan yang dibutuhkan untuk mengurus kepangkatannya. Sehingga mereka dapat mempersiapkan diri untuk memperoleh jabatan fungsional tertinggi. Buku ini juga akan menjadi pedoman bagi pimpinan universitas, fakultas dan program studi serta tim penilai jabatan akademik dosen di lingkungan Universitas Ibn Khaldun Bogor dalam melakukan penilaian. Oleh karena itu, semua pihak agar bisa menggunakan buku ini sebaik mungkin.

Peran Antagonis Iblis dalam Mengoda Manusia
Agama Islam / 22/03/2018

Terminilogi iblis, jin dan syetan dalam al-Qur`an memiliki makna sebagai thagut yang memiliki sikap, sifat, perilaku, karakter sombong dan durhaka terhadap Allah subhanahuwata`ala. Demikian pun persepsi manusia terhadap makhluk iblis ini cenderung pada kejahatannya. Kesombongan iblis terhadap Allah ketika menolak perintah bersujud kepada manusia pertama yaitu Adam, a.s. Berawal dari peristiwa inilah iblis mengambil “peran antagonis” untuk menggoda manusia agar berbuat kejahatan di planet bumi sejak kelahiran dan kematian manusia. Antagonis diartikan sebagai “orang” yang suka menentang dan melawan atau bergerak dan bekerja berlawanan; atau bertolakbelakang”. Peran antagonis iblis terhadap manusia dinyatakan oleh iblis secara langsung dihadapan Allah. Apa kata iblis: “aku lebih baik daripada manusia; Engkau (Tuhan) ciptakan aku dari api, sedangkan manusia Engkau ciptakan dari tanah”. Kemudian iblis berkata lagi: “beri tangguh aku sampai waktu manusia dibangkitkan, lalu Allah menjawab sesungguhnya kamu (iblis) termasuk yang diberi tangguh”. Iblis pun menantang Allah dengan berkata: Engkau telah menghukumku tersesat, aku benar-benar akan menggoda dan menjerumuskan manusia dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian aku akan mendatangi manusia dari depan dan belakang; dari kiri dan kanan sehingga manusia menjadi kufur kepada-Mu. Itulah sebabnya Allah mengingatkan kepada manusia: “sesungguhnya syetan itu musuh laten manusia”. Siapa saja yang menjadikan syetan menjadi pelindung selain Allah…

Budaya Akademik Guru Madrasah
Pendidikan / 22/03/2018

Budaya akademik guru madrasah berkembang atas kesadaran internalnya dengan motivasi dan tanggung jawab guru dalam mengamalkan ajaran Islam. Secara teoritis bahwa syarat-syarat ideal yang harus dimiliki guru adalah budaya akademik. Budaya akademik dalam Islam tidak berdiri sendiri namunmerupakan bagian integral yang tidak terpisahkan dari pengembangan ajaran Islam secara keseluruhan. Islam memuliakan guru sebagai manusia yang memiliki ilmu pengetahuan dengan menyebutnya sebagai pewaris kenabian. Guru dalam Islam juga adalah sosok sempurna yang merasa takut kepada Allah dan menjadi teladan bagi umat. Itu berarti kemulian guru tidak hanya terletak pada ilmu yang dimiliki namun juga kekuatan iman dan kemuliaan akhlaknya. Para pakar pendidikan Islam seperti Ibn Jama’ah Al-Kanani, Imam Al-Ghazali dan Hasyim As’ary dan ulama lainnya menamakan segala yang berhubungan dengan keagungan tugas guru dengan ”adab guru” sementara para pakar pendidikan lain menyebutnya sebagai syarat-syarat menjadi guru, sifat-sifat guru, kode etik guru dan lain sebagainya. Budaya akademik guru madrasah meliputi: (1) Nilai-nilai kedisiplinan, antara lain datang tepat waktu, shalat tepat waktu, serta kedisiplinan dalam kehadiran, (2) Nilai-nilai religiusitas, antara lain terprogramnya kegiatan mengaji pagi sebelum kegiatan pembelajaran secara rutin, shalat berjamaah Zuhur dan Ashar, (3) Nilai-nilai kesopanan, antara lain mengucapkan salam bila bertemu, berjabat tangan dan saling menghormati antar guru, (4) Nilai-nilai…