Etika Toleransi Dalam Masyarakat

29/12/2021

Masyarakat sebagai komunitas yang memiliki kekhasan dan kebhinekaan suku, sosial, budaya, seni, ekonomi, dan agama merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang perlu dijaga, dipelahara, dan dilestarikan yang berbasis pada etika dan toleransi. Pemhaman terhadap etika secara umum selalu dikaitkan dengan sikap dan perilaku manusia dalam bergaul dengan manusia lainnya di masyarakat. Sedangkan toleransi selalu disandingkan dengan sikap dan perilaku manusia dalam pergaulan yang di dalamnya mengandung nilai-nilai dan norma-norma adat dan budaya masyarakat. Masyarakat sebagai realitas sosial yang terbagi ke dalam tiga bentuk itu memiliki karakter sosiologis yang berbeda. Masyarakat merupakan realitas sosial obyektif diartikan sebagai gejala-gejala sosial yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari dan sering dihadapi oleh individu sebagai fakta. Masyarakat sebagai realitas sosial subyektif diartikan sesuatu yang terbentuk pada diri khalayak yang berasal dari realitas sosial objektif dan realitas sosial simbolik. Masyarakat sebagai realitas sosial simbolik adalah bentuk simbolik dari realitas sosial objektif, yang biasanya diketahui oleh khalayak dalam bentuk karya seni, fiksi, budaya, ekonomi, agama dan sebagainya. Masyarakat dalam katagori apa pun merupakan dialektika alamiah dan ilmiah yang perlu diterima oleh siapa pun sebagai realitas sosial.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *