Berpikir Kritis, Kreatif dan Soft Skill Implementasi Dalam Pembelajaran Matematika Kontekstual

02/08/2019

Berpikir kritis, kreatif, dan soft skill merupakan berpikir tingkat tinggi sebagai implementasi dalam pembelajaran matematika kontekstual. Studi terhadap kemampuan berpikir di kalangan para pendidik masih sangat rendah. Rendahnya kemampuan berpikir kritis dan kreatif itu diduga terjadi karena para pendidik tidak terbiasa melakukan kegiatan penyelidikan (inkuiri) untuk menyelesaikan masalah-masalah yang sulit. Para pendidik hanya terbiasa menggunakan pembelajaran biasa (ekspositori) yang biasanya hanya melibatkan soal-soal pembelajaran rutin. Padahal untuk memecahkan soal-soal pembelajaran non rutin diperlukan inovatif, misalnya inkuiri. Inkuiri merupakan salah satu prinsip dalam pendekatan pembelajaran kontekstual yang penting untuk membangun pengetahuannya sendiri (konstruktivistis). Jika para pendidik hanya memiliki kompetensi yang rendah seperti ini akan berdampak negatif terhadap peserta didik. Peserta didik hanya memiliki kemampuan berpikir yang rendah sehingga  tidak mempunyai kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan soft skill dalam memecahkan masalah yang terjadi dalam kehidupan.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *