Cendekiawan muslim kontemporer Seyyed Hossein Nasr dalam Konsep Sains Sakral (Scentia Sacra) menyatakan bahwa sains yang diajarkan sekarang ini yaitu sains Barat modern yang dianggap sains sekular atau terbaratkan (westernized). Sains yang dipelajari sekarang ini jauh dari nilai-nilai ketuhanan maupun kesakralan. Sains terasa hampa karena hanya berbicara masalah fisik, empiris maupun rasional saja. Sains tidak menyentuh hal-hal yang bersifat metafisik ataupun spiritual sehingga siapapun yang mempelajarinya tidak mendekatkan dirinya kepada Tuhan. Nasr salah satu cendekiawan muslim yang selalu mengkritik dan menyerukan kesalahan prinsip sains Barat modern. Kritik Nasr terhadap kehidupan dunia atau masyarakat modern dan khususnya sains Barat modern yang berkembang di Barat maupun di negeri-negeri muslim dengan menyebut empat karakteristik dunia modern. Pertama, manusia modern bersifat antropo-morfism. Kedua, karena ukurannya manusia, maka dunia modern adalah dunia yang tidak memiliki prinsip-prinsip yang langgeng-abadi dan tetap serta yang lebih tinggi dari yang manusiawi. Ketiga, kehilangan kepekaan terhadap sesuatu yang sakral. Keempat, hilangnya aspek metafisika, sebuah aspek yang berbicara mengenai hal-hal yang berada di balik fisik-empiris. Sebab harus diakui bahwa realitas itu bukan hanya bersifat empiris atau rasional belaka. Konsep sains Islam menurut Nasr adalah konsep tentang tradisionalisme yang secara diametral diperten-tangkan dengan modernisme.
Penulis : Dr. Budi Handrianto, M.Pd.I.
ISBN : 978-623-8218-54-7
Ukuran Buku : 23 x 15 cm

No Comments