Sejarah Universitas Ibn Khaldun Bogor dari Masa ke Masa

08/03/2025

Kata-kata bijak menyatakan “Jasmerah” akronim dari kalimat “Jangan Melupakan Sejarah”. Dalam kata-kata ini mengandung makna supaya generasi berikutnya dapat menghormati, menghargai, meneladani, dan meneruskan jejak perjuangan para pendahulunya di jalan kebaikan, kepiawaian, dan kesuksesan yang pernah dan akan dilakukan selanjutnya. Kata-kata bijak itu pun memunculkan sindiran bagi generasi selanjutnya agar tidak menimbulkan kesombongan, keangkuhan, dan menyepelekan prestasi para pelaku sejarah masa lalu sekecil apa pun, sehingga setiap generasi memiliki pretasi dan prestise masing-masing sesuai dengan pencapaian pada zamannya. Apa pun yang telah diperbuat oleh generasi masa lalu terhadap segala kebaikannya akan mencatatan sejarah hidup setiap manusia, setiap periode, dan setiap generasi yang akan tercatat dihadapan Allah subhanahu wata`al sebagaimana dinyatakan dalam QS.36, Yaasiin: 12 sebagai berikut: Artinya: Sesungguhnya Kami menghidupkan orang-orang mati dan Kami menuliskan apa yang telah mereka kerjakan dan bekas-bekas yang mereka tinggalkan. Dan segala sesuatu Kami kumpulkan dalam Kitab Induk yang nyata (Lauh Mahfuzh). UIKA sebagai lembaga penyelenggara pendidikan tinggi tidak akan pernah melupakan sejarah terhadap tokoh pelaku sejarah yang disebut Ibn Khaldun. Siapa, apa, di mana dan bagaimana tokoh Ibn Khaldun itu  berperan dalam Dunia Keilmuan yang “me-lagenda” dalam Dunia Islam sebagai “bapak sejarah”. Para pendiri dan pengelola UIKA berupaya mengambil hikmah dengan menyematkan nama besar Ibn Khaldun tersebut untuk Universitas Ibn Khaldun Bogor sebagai lembaga pendidikan yang berperadaban islami.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *