Perspektif Sejarah Hukum Bendera Merah Putih dari Peradaban Nusantara Ke Fatmawati Soekarno

20/05/2024

Menulis Buku Sejarah Fatmawati memiliki dimensi sejarah pribadi dan sesungguhnya sekaligus sejarah perjalanan bangsa Indonesia. Latar belakang keluarga telah memberi bekal karaktek yang kuat kepada Fatmawati, terutama dari Hasan Din, yaitu ayahanda Fatmawati dengan pemahaman agama sebagai karakter dasar keluarga ini, sehingga menjadi muslim dan muslimah yang taat kepada ajaran agama Islam. Karakter pribadi Fatmawati yang kuat telah memperkuat Soekarno di masa persiapan proklamasi kemerdekaan Indonesia dan di saat Belanda melakukan manuver dan agresi militer untuk  kembali menguasai Indonesia. Fatmawati menjadi penyokong kekuatan psikologis Soekarno di saat sulit pasca kemerdekaan. Suasana kehidupan tidak mudah Fatmawati dalam kehidupan rumah tangga bersama Soekarno dan kehidupan negara di awal kemerdekaan dapat dilalui setelah pengakuan kemerdekaan oleh Belanda di tahun 1949. Sejalan dengan semangat perjuangan untuk Indonesia merdeka, para tokoh pergerakan di Bengkulu juga aktif menggalang berdirinya organisasi sosial-politik, pendidikan dan keagamaan di Bengkulu. Pengasingan Soekarno di Bengkulu membuka jalan baru baru bagi perjuangan kemerdekaan Indonesia. Para tokoh Bengkulu mengajak Soekarno aktif mendiskusikan persiapan kemerdekaan Indonesia. Sejarah mencatat tinta emas perjuangan rakyat Bengkulu dan para tokoh pemimpin Bengkulu telah menghantar prosesi kemerdekaan Indonesia, dengan “Bendera Pusaka Merah Putih” karya Ibu Fatmawati.

Penulis : Prof. Dr. A. Muhammad Asrun, S.H., M.H.
ISBN : 978-623-8218-36-3

Ukuran Buku : 23 x 15 cm

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *