Kehadiran buku ini sebagai jawaban atas kebutuhan mendesak untuk menanamkan kesadaran ekologis dalam pendidikan agama Islam. Melalui pendekatan yang memadukan nilai tauhid, akhlak mulia, dan amanah sebagai khalifah di bumi, buku ini mengajak pendidik, siswa, dan masyarakat untuk melakukan “hijrah” menuju gaya hidup ramah lingkungan. Dengan mengurai keterkaitan mendalam antara ajaran Islam dan pelestarian alam, pembaca diajak memahami bahwa menjaga bumi bukan sekadar kewajiban sosial, tetapi juga bagian dari ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah. Pembahasan dalam buku ini disusun secara sistematis, dimulai dari fondasi spiritualitas hijau, analisis krisis lingkungan dari perspektif Islam, hingga strategi transformasi kurikulum Pendidikan Agama Islam yang mengintegrasikan literasi lingkungan. Setiap bab diperkaya dengan kajian ayat Al-Qur’an, hadis, pandangan ulama, serta contoh praktik pembelajaran kontekstual yang membangkitkan kepedulian terhadap alam. Pendekatan yang digunakan menggabungkan metode tadabbur alam, pembelajaran berbasis proyek, dan kolaborasi sekolah-masyarakat sehingga nilai-nilai hijrah hijau dapat tertanam kuat pada peserta didik. Lebih dari sekadar teori, Hijrah Hijau menawarkan panduan praktis dan inspiratif untuk para guru Pendidikan Agama Islam sebagai agen perubahan, orang tua sebagai pendidik pertama, serta komunitas sebagai pendukung gerakan cinta lingkungan. Buku ini menegaskan bahwa masa depan bumi sangat bergantung pada kesadaran kolektif umat manusia, khususnya generasi muda Muslim. Dengan semangat rahmatan…
Manajemen keuangan perusahaan agribisnis dengan Pendekatan Outcome Based Education sebagai Inovasi Digital, Value Chain, Sustainable Finance, dan Maslahat. Perkembangan manajemen keuangan pada era digital saat ini mengalami transformasi yang sangat signifikan. Jika sebelumnya pengelolaan keuangan dilakukan secara manual, tetapi saat ini teknologi digital menghadirkan sistem keuangan yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Agribisnis, sebagai sektor yang mencakup hulu hingga hilir rantai nilai pertanian, memiliki dinamika keuangan yang kompleks. Mulai dari kebutuhan pembiayaan usaha tani, modal kerja untuk pengolahan hasil, hingga strategi distribusi dan pemasaran, semua memerlukan perencanaan dan pengendalian keuangan yang tepat. Pada perusahaan agribisnis skala kecil, penerapan manajemen keuangan digital masih menghadapi tantangan keterbatasan sumber daya manusia, modal, dan akses terhadap teknologi. Berbeda dengan perusahaan agribisnis skala besar, penerapan manajemen keuangan digital biasanya dilakukan secara lebih komprehensif. Penggunaan teknologi tersebut memungkinkan perusahaan besar memantau arus kas, biaya produksi, margin keuntungan, serta efisiensi rantai distribusi secara real time. Penulisan buku ini mengadaptasi pendekatan Outcome Based Education (OBE) sebagaimana diamanatkan dalam Permendikbud Nomor 53 Tahun 2023. Buku ini hadir sebagai bahan ajar bagi mahasiswa program Sarjana Terapan yang menempuh mata kuliah Manajemen Keuangan Perusahaan Agribisnis untuk memberikan pemahaman yang lebih terarah mengenai konsep, analisis, dan praktik pengelolaan keuangan pada sektor agribisnis….
Penyelenggaraan pendidikan Islam disuatu negara sangat dipengaruhi oleh kebijakan negara dalam konstitusi. Pengaturan agama di dalam konstitusi di negara mana pun selalu timbul perdebatan di Parlemen, karena adanya perbedaan politik dan keragaman ideologi. Negara-negara sekuler atau liberal menganggap agama bukan termasuk ke dalam ranah negara melainkan menjadi urusan komunitas atau masyarakat. Ideologi semacam ini akan selalu berusaha memisahkan agama dengan negara melalui sekularisasi atau liberalisasi. Di pihak lain ada negara yang menyatakan bahwa agama menjadi bagian integral dari pembangunan negara sehingga perlu ditetapan di dalam konstitusi atau peraturan perundang-undangan. Kebijakan negara terhadap agama tersebut akan berpengaruh terhadap keberadaan agama, umat beragama dan pelaksanaan pendidikan agama dan keagamaan. Apabila negara menganggap agama merupakan bagian integral dari pembangunan negara maka pendidikan agama dan keagamaan akan diselenggarakan secara langsung oleh negara, pemerintah, masyarakat dan umat beragama. Kebijakan negara yang seperti ini dapat memperkuat pendidikan Islam disertai dukungan penuh dari pemerintah dalam bentuk penyediaan peraturan perundang-undangan, sarana, prasarana, pembiayaan, manajemen, sumber daya manusia, dan pemanfaatan kelulusannya. Penulis : H. Fathurrahman Mahfudz Budi Handrianto H. Abdu Rahmat Rosyadi ISBN : (Dalam Proses Pengajuan) Ukuran Buku : 23 x 15 cm
